Date:

    Share:

    PROYEK INSTINCT ADRA INDONESIA DI KAB. GORONTALO

    Related Articles

    Sejumlah 87 Fasilitator Desa sedang dilatih untuk menguatkan 7 kecamatan pilihan agar sukses melaksanakan Peningkatan Gizi Balita dalam proyek INSTINCT di Kabupaten Gorontalo.

    ADRA Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kab. Gorontalo melaksanakan pelatihan Trainers of Trainers (ToT) dengan materi Popular Education and Appreciative Inquiry kepada Fasilitator Desa yang dipilih dari Bidan Desa, Staf Puskesmas bagian Promosi Kesehatan dan Petugas Gizi, serta Pemerintah Kecamatan meliput Sub-PPKBD, PKK dan Tokoh Masyarakat.

    “Kami harap bahwa pelatihan ini akan merubah cara tradisional yaitu terlalu bergantung dan sangat mengandalkan pimpinan, dan memberdayakan kemampuan untuk berpikir kritis sendiri atau bersama, sebagai cara yang lebih cocok untuk mendidik orang dewasa,” tutur D’Karlo Purba, Direktur Program ADRA Indonesia, yang sempat memberikan materi istimewa tersebut.
    Para Fasilitator Desa itu dibekali dengan pendekatan khusus Appreciative Inquiry, menggali potensi terbaik individu dan komunitas, serta Asset Based Community Development, mengidentifikasi modal-modal yang tersedia dalam masyarakat, sehingga mampu mencari solusi terhadap masalah mereka, termasuk Pengentasan Gizi Buruk Balita yang menjadi pokok proyek INSTINCT ini.

    Fasilitator Desa ini diharapkan akan selanjutnya mampu memotivasi tokoh masyarakat, pemerintah, kader Posyandu, ibu hamil dan ibu balita untuk mencari solusi dengan potensi lokal, mengurangi ketergantungkan kepada intervensi luar, dan mampu merevitalisasi dan memperkuat Posyandu dan kegiatan-kegiatannya.

    Pembekalan ini dilaksanakan dalam 3 angkatan mulai Desember 2012 sampai Februari 2013 bertempat di Kantor BAPPEDA dan Hotel Milana di Limboto. “Kami merasa sangat senang karena mendapat banyak hal menarik dan baru,” ujar beberapa peserta yang nampak puas.

    Diharapkan bahwa seusai pembekalan ini maka para Fasilitator Desa dapat menghidupkan semangat Pembangunan Desa dan menghasilkan pencapaian target MDG untuk Peningkatan Gizi Anak Balita di 7 kecamatan pilihan yaitu Limboto, Limboto Barat, Tilango, Telaga, Talaga Jaya, Biluhu, dan Batudaa Pantai.

    Previous articleKEKESALAN ANNA
    Next articleKETIKA TUHAN BERDIAM DIRI

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles