Date:

    Share:

    PERSATUAN DAN TUGAS KITA

    Related Articles

    Suatu hari saya sedang duduk di sebuah bengkel resmi zusuki sambil menanti sepeda motor saya selesai di perbaiki. Saya tertarik dengan beberapa slogan yang bertuliskan di dinding bengkel itu. Diantaranya adalah 3K, yaitu:
    1. Kimerareta koto wo = what has been decided = Apa yang telah diputuskan/disepakati
    2. Kimerareta tori = must be followed = harus dipatuhi
    3. Kichin to mamoru = as per standart = sebagai suatu standar kerja

    Hal ini menunjukan adanya persatuan dalam perencanaan dan adanya persatuan dalam pelakasanaan sekaligus menghilangkan prasangka tiba masa tiba akal. Adalah benar segala sesuatu yang telah di rencanakan dan diputuskan besama, pelaksanaanya perlu besama juga. Beberapa slogan menarik lainnya yang perlu menjadi fokus pandangan kita dalam kaitannya dengan persatuan:
    1. “ Bhineka Tunggal Ika” , ditulis pada sebuah pita yang terpampang pada kedua kaki burung garuda. Yang artinya: Berbeda-beda tetapi satu jua. Menyatakan persatuan dalam perbedaan.
    2. Dalam bahasa Toraja, “Misa’ kada diputuo, pantan kada dipomate”, sinonim dengan semboyan Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Menyatakan betapa pentingnya Pa’misaran kada (Persatuan, sepakat). Sepakat mengandung arti tentang adanya kebersamaan. Jika ada kebersamaan akan ada kekuatan dan oleh kekuatan itu ada kehidupan. Tidak seperti yang dikatakan oleh satu pribahasa, bagaikan krakap tumbuh diatas batu hidup segan matipun tak mau. Tetapi benar-benar kuat dan hidup.
    3. Gagasan Bpk Sam Ratulangi dalam bahasa Tondano, “Sitou timou tumou tou”. Manusia hidup untuk saling menghidupkan orang lain. Menyatakan tentang tanggung jawab kita untuk membuat orang lain juga bisa hidup. Bukan hanya saya dan saya.

    Bilamana dunia menaruh peduli untuk terwujudnya persatuan itu, bagaimana dengan umat Tuhan. Dalam hal ini anda dan saya sebagai orang yang sangat antusias dalam mengkhotbahkan tentang satu tema pengharapan “Yesus Datang Segera”. Kita seharusnya menjadi orang pertama yang peduli dengan persatuan itu.

    Sebuah pepatah kuno yang mengatakan: “No man can live as an island”, yang berarti tidak seorang pun yang bisa hidup secara normal dengan cara mengisolasi dirinya. Pulau meskipun hanya sendiri di tengah-tengah lautan akan dapat mempertahankan eksistensinya sebagai sebuah pulau. Tapi kita manusia tidak. Kejadian 1 : 18 “Tuhan Allah berfirman: Tidak baik kalau itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan seorang penolong baginya, yang sepadan dengan dia. Tuhan memerintahkan kepada mereka untuk berkembang biak. Yohanes 17 : 21 doa Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya dan untuk semua orang menerima Dia sebagai Juruselamat dan Tuhan, “Supanya mereka semua menjadi satu,…”. Dia yang sanggup melihat akhir dari satu permulaan tahu dengan pasti pergumulan yang begitu besar dan sangat hebat yang akan dihadapi oleh umat-umat-Nya, menghendaki agar mereka menjadi satu.

    Dalam pandangan Tuhan Yesus, Persatuan atau kebersamaan umat percaya adalah penting dan sangat penting terjalin dalam kehidupan umat-Nya untuk menghadapi tantangan dan pergumulan yang begitu hebat. Oleh bersatu mereka akan kuat, kokoh dan tangguh, tanpa persatuan mereka akan tercerai berai, lemah dan binasa. Sebuah pepatah dari negeri tirai bambu mengatakan: “Spuluh lidi yang diikat menjadi satu akan lebih kokoh dibanding seribu lidi yang tercerai berai”.

    Apa Tugas Kita?
    1 Petrus 2 : 9 “Tetapi kamu adalah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib”. Kita dipanggil untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia yang memaggil kita keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. Itu adalah injil tentang Yesus Kristus, “Kabar Baik” bagi dunia yang hampir tenggelam dan binasa.

    Markus 16 : 15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah Ke seluruh dunia, britakanlah injil kepada segala mahluk”. Alfa & Omega Jilid 6, 477, “Perintah Juruselamat kepada murid-murid-Nya meliputi semua orang percaya. Perintah itu meliputi segala orang percaya sampai akhir zaman…Semua orang yang telah menerima hidup Kristus ditentukan untuk bekerja bagi keselamatan sesama manusia. Untuk pekerjaan inilah jemaat didirikan…”. Pekerjaan ini akan dapat dilakukan dengan penuh kuasa bilamana umat Tuhan bekerja sama dengan Kristus. Tanpa persatuan sebuah komunitas akan rapuh.

    Mari bersatu untuk menyelesaikan pekerjaan kekerjaan Tuhan, sudah terlalu capek hidup didunia yang telah tua dan usang ini. Tinggalkan segala pertengkaran dalam gereja, hidup dalam kelemah lembutan, kesabaran dan kerendahan hati. Hidup dalam kebenaran dan kesetiaan. Mari bersatu untuk mempercepat kedangan Kristus yang kedua kali, dan kita akan segera berpindah ke dalam dunia baru dimana Kristus berada. Tuhan Yesus memberkati, haleluyah, amin.

    Oleh : Pdt. Johny Salaga

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles