Date:

    Share:

    PENTAHBISAN JEMAAT EBEN HAEZER BITUNG DI DAERAH MINUT BITUNG

    Related Articles

    Kedatangan Pendeta Dr. H.I. Missah sebegai Wakil Direktur Pemuda General Confrence di Manado benar-benar dimanfaatkan oleh Staff Distrik Minut Bitung. Pendeta Missah dan Istri tinggal sementara di hotel Sutan Raja, Maumbi sehubungan dengan KKR yang sedang diadakan di Hotel tersebut mulai tanggal 8 s/d 13 Desember 2014. Mereka mendarat di bandara Sam Ratulangi minggu sore 7 Desember 2014 dan hanya beristirahat semalam langsung memulai kegiatan peresmian beberapa jemaat di Distrik Minut Bitung sementara dari malam ke malam harus berkhotbah di KKR yang mengambil thema “Firman-Mu Adalah Kebenaran.”

    Hari senin 8 Desember 2014, Pdt. Missah didampingi Pdt. N. Sakul, Ketua Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur dan beberapa staff Distrik yang dipimpin langsung oleh Pdt. Harry Sutomo sebagai ketua Distrik Minut Bitung telah bertolak menuju kota Bitung. Disana mereka akan mentahbiskan Jemaat EbenHaezer, dimana dengan swadaya jemaat yang dipimpin oleh Ibu Fietje Kalalo mereka telah menyelesaikan gedung gereja yang representative sebagai tempat ibadah.

    Turut hadir dalam acara yang spesial ini adalah Prof. Daniel Kambey dari Unima, Rektor Unklab Dr. Tommy Mambu, Wakil Walikota dan Wakapolres Kota Bitung, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama, Camat, Lurah dan para Gembala Jemaat dan Ketua-ketua Jemaat Kota Bitung serta para tetangga yang jumlahnya sekitar 350 orang. Pengguntingan pita oleh Ibu Sakul dilanjutkan dengan pembukaan pintu gereja oleh Ketua Distrik Pdt. Harry Sutomo.

    Dalam khotbah pentahbisan, Pdt. Missah berbicara panjang lebar perihal arti dari EbenHaezer. Pada intinya beliau mengajak agar seluruh anggota jemaat menjadikan gereja ini sebagai tempat pertemuan dengan Tuhan, menjadi tempat perdamaian antar sesama umat Tuhan, menjadi tempat dimana semua Umat Tuhan boleh bersukacita sebab mereka boleh berinteraksi satu dengan yang lain sehingga tercipta satu kehidupan yang harmonis.

    Sesudah khotbah pentahbisan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya Jemaat Ebenhaezer, kata-kata sambutan dari pemerintah dan diakhiri dengan acara perletakan batu pertama untuk pembangunan pastory dan gedung serbaguna. Melengkapi sukacita jemaat, seluruh hadirin telah diundang untuk santap bersama dalam acara jamuan kasih sambil foto bersama serta acara bebas lainnya.

    Oleh : Handy Sigar

    Previous articleYUSUF BERTEMU AYAHNYA
    Next articleMENGAPA KHAWATIR?

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles