Date:

    Share:

    KRITIKAN

    Related Articles

    Kisah ini diceritakan oleh Carl Perry.  Beberapa tahun yang lalu ada seorang anak muda yang datang dari kampung terpencil di pedalaman Russia.  Dia belajar main biola dengan tekun dan pada suatu ketika menyebabkan seluruh Eropah mulai mengagumi dia sebagai seorang musikus jenius.  Namun ada seorang saingannya yang mulai menyebarkan kabar angin membisikkan kesana kemari bahwa pemuda itu hanya bagus permainan biolanya karena dia memainkannya pada sebuah biola antik yang dibuat oleh Stradivarius, seorang genius dan pembuat biola terbaik didunia.  Sebab itu kedengaran sangat merdu permainannya.  Tapi kalau dia hanya main dengan menggunakan biola yang biasa, maka permainannya tidak akan seindah itu kedengarannya.

    Dia mendengar ini dilaporkan penduduk pada suatu hari ketika dia sedang menggunting rambut di kota London dimana pada malamnya akan menggelar konsertnya yang sudah lama dinantikan penduduk kota itu.    Tukang pangkas itu bertanya siapa dia dan apa kerjanya.  Dia menjawab bahwa dia seorang pelancong yang kebetulan berada di London dan dia mendengar ada seorang pemain musik kawakan yang berkaliber internasional, jadi dia ingin untuk menghadiri konsernya.

    Pemangkas rambut itu berkata:  “Saya dengar pemain biola itu sebenarnya bukan seorang yang terlalu ahli bermain biola, tapi hanya karena dia kebetulan memiliki sebuah biola yang dibuat oleh Stradivarius sendiri, maka kedengaran permainannya sangat bagus.

    Bahkan dikoran hari ini pun ada berita bahwa dia hanya bisa bermain dengan begitu baik karena memiliki biola Stradivarius yang sangat langka.” Pemuda itu hanya berdiam mendengarkan cerita itu.

    Pada malam itu ketika mengadakan konser digedung yang dipadati oleh penduduk London yang ingin menyaksikan sendiri laporan mengenai si pemuda pemain biola yang dianggap jenius itu, dia mempermainkan beberapa lagu dengan sangat penuh semangat dan semakin lama semakin memukau para hadiran.

    Kemudian pada saat sudah selesai memainkan lagu yang kedua terakhir dalam konser itu, dia dengan tiba-tiba membanting biolanya kelantai sehingga hancur berantakan.  Semua orang menarik napas dengan dalam dan berseru dengan kaget.  Mereka berpikir bahwa dia telah menghancurkan biola Stradivariusnya yang bernilai jutaan dollar, dan yang banyak orang pikir adalah sebagai penyebab mengapa dia bisa bermain dengan begitu istimewa.

    Selama ini dia tidak mau meninggalkan panggung itu sama sekali, sehingga orang melihat bahwa dia dari tadi memegang dan memainkan biola yang sama, sampai pada saat itu.

    Ketika para penonton mulai hilang kaget dan herannya maka dia memanggil seorang pembantunya untuk membawa sebuah biola yang lain untuk memainkan lagu yang terakhir.  Dia katakan bahwa biola yang dihancurkannya itu hanyalah sebuah biola yang dibelinya sore tadi dari toko musik yang ada di kota itu dan adalah biola yang paling murah harganya dan terburuk kualitasnya.  Sekarang dia akan memainkan lagu yang terakhirnya pada biola yang terkenal asli buatan Stradivarius itu.  Dia memainkannya dengan cara yang sama seperti apa yang dibuatnya sampai pada saat itu, tapi mereka sekarang dapat melihat betapa keahliannya memang benar bukan bergantung kepada biola yang langka itu.  Selesai memainkan lagu yang terakhir itu hadiran seluruhnya serempak berdiri memberikan tepukan tangan yang membahana dalam auditorium itu sehingga lama sekali, dan meminta dia memainkan lagi beberapa lagu lainnya.

    Dia memenuhi permintaan mereka dan memainkan beberapa lagu ciptaannya sendiri dan semua tidak dapat membantah bahwa memang dia seorang yang jenius, dan tidak seperti yang digembar-gemborkan diluar.

    Jikalau anda dijelek-jelekkan orang lain, tidak usah susah hati.  Berbuatlah dengan sebaik-baiknya dan nanti Tuhan sendiri yang akan menunjukkan dan membukakan apa yang tersembunyi.  Dia sendiri difitnah oleh bangsaNya dan disebutkan sebagai Kepala atau Rajanya Setan.  Tidak usah heran kalau kita sebagai pengikutNya juga akan difitnah dan dibusuk-busukkan oleh pengikut-pengikut setan.

    Ingat setan itu digambarkan dalam Alkitab Wahyu 12 sebagai Pendakwa atau Penuduh/Penghasut saudara-saudaranya siang dan malam.  Dia berhasul menghasut Tuhan di taman Eden.  Dia menghasut semua orang dan dia punya pengikut-pengikut baik yang bersayap maupun yang hanya merayap didunia banyak sekali.  Jadi tidak perlu heran kalau kita sering kali juga kena hasutan atau fitnahan.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles