Date:

    Share:

    KETIDURAN

    Related Articles

    Kyle tidak merasa seperti sedang berjalan sebab jalan yang dilaluinya tampaknya tanpa henti. Tidak ada yang sepertinya penting dalam hidupnya. Hidupnya telah gagal.

    “Kyle, Kyle, bangun,” Kyle mendengar kata-kata yang samar-samar, seolah-olah sedang memanggil di kejauhan. Dia perlahan-lahan membuka matanya.

    “Ayah, Apakah benar itu adalah ayah?” ia bergumam, menyipitkan matanya dalam cahaya yang tiba-tiba menerpa matanya.

    Sebagai jawaban, ayah Kyle menyiramnya dengan air dingin di wajah Kyle. Kyle pun terperangah dan melompat ke posisi duduk. “Apa yang terjadi ayah?-” Dia belum menyelesaikan kalimatnya, ia menyadari bahwa ia tidak berada di jalan yang tidak pernah berakhir, ia berada tepat di tengah-tengah medan perang! Dia menunduk untuk menghindari peluru.

    “Bangun,” seru ayahnya. “Ayo – Engkau sedang berada dalam pertempuran untuk melawan musuh, Tidak ada waktu untuk tidur!.”

    Tanpa berkata-kata lagi Kyle bangun dan bergegas mengikuti ayahnya, Kyle berjanji pada dirinya untuk tidak pernah tertidur seperti itu lagi.

    Kyle mendapati bahwa sulit untuk menepati janjinya untuk tidak tidur dalam medan perang. Tampaknya ia harus terus-menerus melawan tidur. Banyak kali ia gagal, menutup matanya dan membiarkan pikirannya berkeliaran. Kadang-kadang ia bermimpi yang mengerikan yang sulit dibayangkan.

    Pada saat-saat tertentu ia akan bangun dengan terkejut. Kyle sedang memimpin satu pasukan untuk berperang melawan musuh namun kadangkala ia harus beperang melawan dirinya yang suka mengantuk dalam medan perang.

    Di dalam medan perang Kyle harus merawat tentara yang terkena luka ataupun peluru dari musuh. Kyle berusaha untuk tetap merawat karena itu adalah salah satu pekerjaannya.

    Suatu hari, Kyle menceritakan masalahnya yaitu suka tertidur jika berada dalam medan perang, dia menceritakan kepada temannya Ben. “Jika selalu tidak menjaga diri dan terus tertidur pada saat berperang maka engkau akan terkena bahaya” kata Ben. Kyle tetap berusaha untuk menjaga dirinya agar tetap siap karena di dalam medan pertempuran banyak musuh yang akan melawanya.

    “Tapi bagaimana – bagaimana saya tetap terjaga?” Kyle menanyakan kepada Ben.

    Ben tersenyum. “Nah, untuk pertama, berceritalah dengan ayahmu terus menerus, hal Itu akan membuat engkau tidak tertidur. Ingat bahwa engkau adalah seorang prajurit, dan apa yang engkau lakukan, dan ke mana akan engkau pergi -.. Dan sering melakukannya, terutama ketika engkau sudah merasa akan tertidur, usahakanlah untuk melakukan sesuatu ambilah buku saku untuk membacanya dan tetap berjaga untuk melawan musuhmu, tetapi engkau memiliki pilihan dari saat ke saat, jika pilihanmu salah maka engkau akan kalah dalam medan perang.
    Kyle mengangguk. Dia mulai mengerti. Satu hal yang jelas: dia harus tetap terjaga!

    “Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” 1 Tesalonika 5:6

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles