Date:

    Share:

    KEPUTUSAN YANG BESAR DARI SEKA YANG KECIL

    Related Articles

    Seka tinggal di Ivory Cost, Afrika Barat. Sejak dia lahir, orang tuanya adalah anggota gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, mereka selalu mengadakan ibadah setiap pagi dan petang . Ayah dan ibunya selalu menceritakan kisah-kisah menarik dari dalam Alkitab. Setiap hari Sabat, Seka dan keluarganya pergi ke Sekolah Sabat. Di Sekolah Sabat ia belajar menyanyikan lagu-lagu yang memberikan pujian kepada Tuhan. Dia mendengar cerita mission, dan banyak lagi cerita Alkitab. Seka telah belajar dari Alkitab ia telah mengetahui bahwa Sabat adalah hari yang sangat istimewa dan bahwa pada hari itu Tuhan ingin memiliki persekutuan khusus dengan orang-orang yang Dia telah diciptakan. Jadi dari Sabat ke Sabat Seka senang untuk memiliki suatu hari khusus dengan ayah dan ibunnya untuk beribadah kepada Allah.

    Ketika Seka berusia enam tahun, orang tuanya mengirimnya ke subuah sekolah masyarakat. Bagaimanapun orangtua dari Seka berharap bahwa Seka dapat bersekolah di sekolah Masehi Advent Hari Ketujuh, tapi sayangnya, sekolah tersebut tidak ada di tempat mereka. Seperti kebanyakan sekolah di Afrika Barat, siswa diwajibkan bersekolah pada hari Sabat dan Seka diharapkan untuk berada di kelas pada setiap hari Sabat. Tapi Seka tahu bahwa itu akan salah untuk pergi ke sekolah pada hari Sabat. Allah sendiri telah menetapkan hari itu selain untuk hubungan yang sangat istimewa dengan umat-Nya. Setiap hari Sabat, bukannya pergi ke sekolah namun Seka harus pergi dengan orang tuanya untuk mengikuti acara Sekolah Sabat di gereja. Setelah beberapa minggu, gurunya memanggil Seka ke mejanya setelah akhir dari kelas pada suatu hari. “Mengapa engkau absen setiap hari Sabtu?” dia bertanya. Seka berdiri tegak dan menjawab, “Saya seorang Masehi Advent Hari Ketujuh dan saya tidak bekerja pada hari Sabat tetapi saya pergi ke Sekolah Sabat dan gereja sebagai gantinya..” Guru sangat terkesan oleh respon yang tulus (Seka berumur enam tahun, ingatlah), bahwa ia memutuskan untuk tidak mengatakan apa-apa tentang absensi Seka pada hari Sabat.

    “Mengapa engkau absen setiap hari Sabtu?” Seka telah bersaksi bagi Yesus. Orang tuanya sangat bangga padanya! Mereka tahu bahwa Allah telah memberinya keberanian untuk berdiri teguh untuk apa yang ia tahu itu benar.

    “ Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah”. Matius 10:18.

    Source: Families Reaching Families: Family Ministries Planbook. Silver Spring, MD; Department of Family Ministries, General Conference of Seventh-day Adventists, 1993.

    By Priscille Metonou
    (Diterjemahkan oleh Max Kaway)

    Previous articleMENGEJAR KEBAHAGIAAN
    Next articleBIBLE CAMP RMVA

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles