Date:

    Share:

    KADO TERINDAH

    Related Articles

    Disuasana Tahun baru ini, tidak sedikit kita beri atau kasi kado kepada keluarga, anak, saudara bahkan teman. Memberikan kado atau bingkisan menunjukkan simpati dan kesetia kawanan kita kepada orang lain. Biasanya kado yang kita berikan itu berupa barang atau makanan yang paling bernilai menurut pandangan kita, bagi orang berada lebih hebat lagi karena ada yang memberikan kado berupa kotak kecil berisi kunci rumah atau mobil. Bagaimana gembiranyanya bila anda menerima kado seperti itu?
    Kisah cerita dibawah ini lain dan kontradiksi. Diceritakan pada suatu hari menjelang tahun baru seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta satu gulung. “Untuk apa? Tanya sang ayah. “Untuk kado, mau kasih hadiah,” jawab si kecil. “jangan dibuang-buang ya,” pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kepada si kecil.
    Persis pada tahun baru, pagi-pagi, si kecil sudah bangun dan membangunkan ayahnya, “Papa, Pa, ada hadiah untuk Papa.” Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum terbuka, menjawab, “Sudahlah nanti saja.” Namun, si kecil pantang menyerah, “Pa, Pa, bangun Pa, sudah siang.” “Ah, kamu gimana sih, pagi-pagi sudah bangunin Papa.” Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. “Hadiah apa nih?” “Hadiah buat tahun baru Papa. Buka dong Pa, buka sekarang.”
    Sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong, tidak berisi apa pun. “Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. ‘Kan mahal.” Si kecil menjawab, “Nggak, Pa, nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaaanyak ciuman untuk papa.”
    Sang ayah terharu. Ia mengangkat anaknya, dipeluk, dan diciumnya. “Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu simpan boks ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman putri, Papa akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya!”
    Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Apa yang terjadi? Kendati kotak itu memiliki nilai sangat tinggi di mata sang ayah, di mata orang lain, tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh bagi orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain. Kosong dan penuh dua-duanya merupakan produk dari “pikiran” Anda. Sebagaimana Anda memandangi hidup demikianlah kehidupan Anda. Hidup menjadi berarti dan bermakna karena Anda memberikan arti dan makna kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna dan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas kosong.
    Inspirasi
    Untuk direnungkan : Apakah Anda merasa “Kosong” hari-hari ini? Jika pikiran anda kosong dan melayang, mengapa tidak mencoba belajar hal-hal baru. Jika hati anda kosong, coba pikirkan betapa banyak orang terkasih di sekeliling Anda yang mengisinya dengan hal-hal yang berkesan untuk disimpan. Tugas kita hanyalah melihat yang tidak dilihat orang lain.
    Untuk Dilakukan : “Pemberian dengan sembunyi-sembunyi memadamkan marah, dan hadiah yang dirahasiakan meredakan kegeraman yang hebat.” Amsal 21 : 14
    Nilai sebuah kado sering kali diukur dari ketulusan sang pemberinya. Kado apakah yang Anda berikan buat kekasih di tahun baru ini? Berapakah nilai atau harga kado yang Anda berikan? Terkadang kita menilai kado dari isinya, tetapi terkadang juga kita menilai kado dari si pemberi. Pesan moral dalam kisah cerita diatas sungguh paradoks secara akal manusia, tetapi dalam pemandangan sang ayah, si Putri telah memberikan kado yang termahal baginya. Mari kita mengambil contoh perbuatan si kecil Putri terhadap ayahnya, yaitu memberikan kado istimewa kepada ayahnya yaitu kotak yang berisi begitu banyak ciuman buat ayahnya. Karena itu pandanglah kado orang buat kita dari kesungguhan hati sang pemberi jangan melihat besar dan nilai tetapi pandanglah dari ketulusan hatinya. Kado apakah yang Anda berikan buat orang lain di tahun baru ini? “Love is forever”.

    Oleh: Bredly Sampouw

    Previous articleKRITIKAN
    Next articleKESETIAN SEOKOR HARIMAU

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles