Date:

    Share:

    ETERNAL DIE OR ETERNAL LIFE

    Related Articles

    Saya memilih sebuah judul yang kontroversi yaitu “Eternal Die Or Eternal Life” (“Mati Kekal Atau Hidup Kekal”). Majalah “Time” suka memuat pada cover depannya foto dari tokoh-tokoh yang pernah menggegerkan dunia dan diberi tanda “X” warna merah pada wajah mereka. Tanda tersebut identik dengan kematian (“death”). Menurut catatan saya setidaknya ada empat tokoh yang telah dipublikasi majalah “Time.” Yang pertama adalah atas kematian tokoh Adolf Hitler (Germany) pada terbitan majalah “Time” 7 Mei 1945. Yang ke-dua adalah atas kematian tokoh Saddam Hussein (Iraq) pada terbitan majalah “Time” 21 April 2003. Yang ke-tiga adalah atas kematian tokoh Abu Mousab al-Zarqawi (Iraq) pada terbitan majalah “Time” 19 Juni 2006. Yang ke-empat adalah atas kematian tokoh Osama bin Laden (Afghanistan) pada terbitan majalah “Time” 20 Mei 2011.
    Apa arti kata “mati” dalam bahasa Inggris? Mati atau maut diterjemahkan “death” dalam Kamus Lengkap Bahasa Inggris-Indonesia & Indonesia-Inggris karangan Drs. Bambang M dan M. Munir. diterjemahkan “kematian” atau “maut.” What the Bible said about “death”? Romans 6:23 The wages of sin is “death.” Upah dosa ialah maut (kematian). Kematian yang bagaimanakah yang dimaksudkan? Ketika Allah menjadikan Adam sebagai manusia pertama di Taman Eden, Allah selain memberikan tugas untuk mengusahakan dan memelihara taman itu, Allah juga memberi perintah kepadanya dan perintah ini merupakan aturan (hukum) pertama yang dibuat Allah bagi manusia. “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” (Kejadian 2:16,17). [“Of every tree of the garden you may freely eat, but of the tree of the knowledge of good and evil you shall not eat, for in the day that you eat of it you shall surely die.” (Genesis 2:16,17)] Ternyata Adam dan Hawa setelah memakan buah larangan tidak langsung mati hari itu. Demikian juga, ketika kita melanggar perintah (hukum) Allah. Baik itu mencuri, berzinah, membunuh, berdusta, kita tidak langsung mati pada waktu itu. Namun, karena kita telah melanggar perintah (hukum) Allah maka kita telah berdosa, olehnya maut atau kematian kekal sudah mengintai kita.
    Apakah definisi dosa menurut Alkitab? “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.” (1 Yohanes 3:4). [(“Whoever commits sin also commits lawlessness, and sin is lawlessness.”) 1 John 3:4)] Jadi ketika kita melanggar hukum, kita telah berdosa, dan upah dosa adalah maut (kematian kekal). Namun, lawan dari kematian kekal adalah kehidupan kekal! “Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23). [“For the wages of sin is death, but the gift of God is eternal life in Christ Jesus our Lord.”] The wages of sin is DEATH [ETERNAL DIE]. The gift of God is ETERNAL LIFE.
    Keselamatan atau hidup yang kekal itu adalah karunia atau pemberian Allah. Namun, keselamatan itu bukan secara kebetulan atau tanpa usaha, melainkan dilandaskan pada pilihan dan penurutan kita pada perintah dan kehendak Tuhan. Keselamatan itu tergantung pada hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Keselamatan itu tidak bergantung pada anak atau orangtua, suami atau isteri, om atau tante, kakak atau adik. Gereja sekali pun tidak dapat menyelamatkan kita, namun gereja yang benar mengajarkan doktrin-doktrin Alkitab yang benar, bagaimana kita memperoleh hidup yang kekal itu. Kebiasaan, tradisi, praktek-praktek yang bertentangan dengan hukum moral dapat menuntun kita kepada “kematian kekal” gantinya kepada “kehidupan kekal.”
    Ada tiga hal yang kita harus miliki agar terhindar dari kematian kekal, mengutip Kitab Wahyu 3:18. “Maka aku menasehatkan engkau, supaya engkau membeli daripada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.” (Wahyu 3:18). [“I counsel you to buy from Me gold refined in the fire, that you may be rich; and white garments, that may you be clothed, that the shamed of your nakedness may not be revealed; and anoint your eyes with eye salve, that you may see.” (Revelation 3:18)]. 1) Belilah emas yang dimurnikan (iman yang telah diuji), 2) Belilah pakaian putih (karakter atau tabiat yang telah disucikan), 3) Belilah minyak pelumas (salep) mata (Roh Kudus yang akan menuntun) pada jalan kehidupan kekal (keselamatan), bukan jalan kematian kekal (kebinasaan). Ketika kita memilih untuk mengikuti Yesus, maka Roh Kudus akan membantu kita bertumbuh dalam iman, supaya kita dapat menang melawan dosa. Ketika kita tinggal dalam Yesus, maka karakter atau tabiat kita disucikan, dan Roh Kudus akan menuntun iman kita kepada kesempurnaan. Dengan demikian kita akan memperoleh “hidup kekal” (eternal life), bukan “mati kekal” (eternal die). Dengan kata lain kita akan mewarisi “sorga” (heaven), gantinya “naraka” (hell).

    Oleh: Jufrie Wantah

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles