Date:

    Share:

    BERLIAN YANG DILUPAKAN

    Related Articles

    Ashley berpaling melihat sebuah batu yang indah berulang-ulang di tangannya. “Apakah Ayah benar-benar memberikan ini padaku?” Bisiknya dengan kagum dan heran. Ia berpikir bahwa ayah memberinya berlian ini yang sangat bernilai dan ia sulit untuk memahaminya
    “Ya, anak-ku, Ayah memberimu sebuah berlian yang sangat mahal. “ Engkau harus belajar mencintainya dan menghargai berlian itu, dan berlian itu tetap selalu harus ada dalam pikiranmu ”

    Ashley memeluk ayahnya. Betapa ia mencintai ayahnya! Dia tidak bisa membayangkan hidup tanpa cintanya.

    Selama beberapa bulan pertama setelah ayah Ashley memberinya berlian, dia menjaga berlian tersebut dengan baik seperti menjaga dirinya sendiri. Dia dapat menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menatap berlian ini, dan kemudian ia pergi dan memberitahu kepada teman-teman kasih sayang ayahnya yang sangat mengagumkan kepadanya. Hatinya bersyukur karena ayahnya dapat memberikan berlian yang sangat berharga kepadanya. Dia menjadi seorang anak yang sangat baik dan selalu bersemangat karena setiap saat ia hanya memikirkan berlian dan kasih sayang ayah kepadanya.
    Ashley dengan setia menjaga berlian yang berharga ini setiap hari. Hari-hari pun berlalu begitu cepat, minggu dan bulan dan tanpa terasa tahunpun berlalu Ashley mulai terbiasa dengan berlian yang telah diberikan oleh Ayahnya. Meskipun berlian itu sendiri tidak pernah berkurang nilainya. Dia mulai merasa bosan, dia kemudian berhenti memikirkan berlian yang berharga itu, namun dia masih menjadi seorang anak yang baik kepada orang lain dan selalu ingin mengatakan betapa besar cinta ayah kepadanya. Kebiasaan memperhatikan dan menjaga berlian yang berharga itu lama kelamaan mulai berkurang dan akhirnya dia melupakan berlian tersebut bahkan Ashley mulai lupa tempat dimana ia meletakannya.
    Suatu ketika teman Ashley, Eliza bertemu dengannya “Ashley bolekah saya berbicara dengamu?” “oh tentu,” Jawab Ashley dengan bertanya-tanya dalam hatinya apa yang ingin ditanyakan.
    “Berlian yang diberikan ayahmu – bolekah kau jelaskan kepada saya?” Dan ceritakanlah apa arti berlian itu kepadamu?
    “Oh..mengapa? tentu, saya dapat menceritakan kepadamu” jawab Ashley sambil berpikir sebentar pertanyaan yang agaknya aneh untuk dia.
    Pertemuan Ashley dan Eliza membuat Ashley ingat kembali, “Saya telah lupa untuk melihat kembali berlian yang telah diberikan oleh ayah saya! Saya telah lupa untuk membiarkan berlian itu memberikan kebahagiaan kepada saya” Ashley menjadi sedih, dia berjalan ke lantai atas di rumahnya dan bertemu dengan ayahnya. Ayahnya telah mengetahui bahwa Ashley telah mengabaikan berlian yang diberikannya.
    “Marilah anakku, kita pergi bersama-sama untuk melihat berlian itu” Kata Ayahnya sambil menyeka air matanya dengan lembut. Ashley kemudian melihat betapa indahnya kilauan berlian itu yang telah dilupakannya, betapa indahnya berlian yang dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan kepadanya. Hatinya merasa sedih karena telah membiarkan berlian yang telah diberikan ayah kepadanya.
    “Oh ayah, tolonglah aku untuk tidak melupakan berlian yang sangat berharga ini” bisiknya dengan kekaguman dan cintanya kepada ayahnya.
    “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.” Matius 13:44

    (Diterjemahkan oleh Max Kaway)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles