Date:

    Share:

    APANTEENSIN

    Related Articles

    Apanteensin berasal dari kata Yunani “apanteesin” yang berarti “bertemu” atau “menyongsong.” Dalam kitab Wahyu, buku yang terakhir dari Alkitab sedikitnya tiga kali Yesus berjanji akan datang segera. Hal tersebut ditulis dalam kitab Wahyu 22:7,12,20. “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menurut perkataan-perkatan nubuat kitab ini!” (ayat 7) versi bahasa Inggris “Behold, I am coming quickly, Blessed is he who keeps the words of the prophecy of this book.” (verse 7) Dalam ayat berikutnya “Sesunggguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.“ (ayat 12) versi bahasa Inggris “And behold, I am coming quickly, and My reward is with Me, to give to every one according to his work.” (verse 12) Dan selanjutnya ‘Ia yang memberi kesaksian semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Yesus! (ayat 20) versi bahasa Inggris “He who testifies to these things says, ‘Surely I am coming quickly.’ Amen. Even so, come, Lord Jesus!” (verse 20)

    Bagai pedang bermata dua bahwa kedatangan Yesus yang kedua kali di satu pihak menyenangkan untuk mereka yang menantikan kedatangan-Nya yaitu mereka yang menjadi umat-Nya, di lain pihak kedatangan-Nya merupakan suatu hal yang menakutkan untuk mereka yang tidak bersedia menantikan kedatangan-Nya yaitu mereka yang bukan umat-Nya. Sangat kontras bagi mereka yang percaya akan janji-Nya dan mereka tidak percaya akan janji-Nya. Kedatangan Yesus merupakan ajaran Alkitab yang terutama yang disebutkan berulang kali dalam firman-Nya dan menjadi tema dari kitab Wahyu.

    Katika saya sedang berada di rumah salah satu keluarga anggota FISDAC pada petang hari Minggu, 24 February 2013. Kebetulan anak mereka yang tua perempuan menanjak remaja sedang berulang tahun. Biasanya ulang tahunnya dirayakan, kali ini hanya dihadiri oleh keluarga yang terdekat. Yang menarik ialah mereka sedang menonton siaran langsung The 85th Annual Academy Awards di Hollywood, California. Menyaksikan para pemenang piala Oscar cukup membuat selain rasa ingin tahu, juga ada penunjuk waktu “Count Down.” Semakin dekat semakin hati ini ingin tahu. Akhirnya diumumkan para pemenang yaitu masing-masing Best Picture: “Argo.” Best Actor: Daniel-Lewis, “Lincoln.” Best Actress: Jennifer Laurence, “Silver Linings Playbook.” Best Director: Ang Lee, “Life of Pi.” Best Supporting Actor: Christoph Waltz, “Django Unchained.” Best Supporting Actress: Anne Hathaway, “Les Miserables.” Best Original Screenplay: Quentin Tarantino, “Django Unchained.” Inilah para pemenang besar. Yang tidak kalah menarik adalah pada saat itu juga termasuk acara tribute untuk 50 tahun film James Bond. Acaranya sangat menarik dengan tampilnya Seth MacFarlane sebagai pemandu (host) telah membuat para pemirsa seakan menyaksikan acara dari dekat dengan ciri khas red carpet yang menghampar di jalan merupakan warna yang khusus yang setiap tahun selalu sama.

    Bedanya dengan kedatangan Yesus adalah waktunya tidak seorangpun yang tahu, hanya Tuhan yang tahu kapan Dia akan datang. Tanda-tanda kedatangan-Nya sudah diberi dalam Alkitab, namun kedatangan-Nya bagaikan pencuri di tengah malam. Maksudnya kedatangan-Nya secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan kita. Ada sebagian umat Kristiani yang menganut paham sebelum Yesus datang akan ada ‘rapture’ (pengangkatan secara diam-diam). Alkitab mengajarkan bahwa kedatangan-Nya sangat dramatis yang disaksikan oleh setiap mata termasuk para tentara Roma yang menikam-Nya. “Behold, he cometh with clouds; and every eyes shall see him, and they also which pierced him: and all kindred’s of the earth shall wall because of him.” Revelation 1:7 versi bahasa Inggris “Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.” Wahyu 1:7
    Dalam tulisannya di BAIT, Edisi 227, 1 Maret 2013 dengan judul “Yang Berikut Paus Terakhir???” Jerry Mamahit menulis bahwa ada lima peristiwa penting menjelang kedatangan Yesus Kedua Kali yang merupakan paham GMAHK yaitu 1) Undang-undang Hari Minggu (UUHM), 2) Hujan akhir (Pintu Kasihan Ditutup bagi anggota GMAHK, permulaan masa yang sukar sejak UUHM), 3) Pintu Kasihan ditutup secara Global, 4) Masa yang sangat sukar, 5) Yesus datang. Yang ingin saya tekankan adalah point yang ke 4) Masa yang sangat sukar (Tribulation) dan 5) Yesus datang (Second coming). Kita yakin menurut Alkitab mengatakan bahwa sebelum Yesus datang akan ada masa yang sangat sukar. Paham GMAHK seirama dengan konsep Alkitabiah. Yang lebih menarik disini ialah pada waktu Yesus datang kita selaku umat-Nya yang setia akan menyambut Yesus atau dalam bahasa Yunani “apanteesin” yang berarti bertemu atau menyongsong Yesus dan kedatangan-Nya sangat dramatis. Paham GMAHK sama dengan konsep Alkitabiah bahwa “rapture” terjadi nanti pada waktu Yesus datang. Konsep dewasa ini ialah 1) Our present day, 2) Rapture, 3) Chaos in society, 4) Rise of the antichrist, 5) Tribulation, 6) Second coming. Sedang konsep Alkitabiah ialah 1) Our present day, 2) Chaos in society, 3) Rise of the antichrist, 4) Tribulation, 5) Second coming, 6} Rapture.

    Rasul Paulus menulis dalam 1 Tesalonika 4: 16-17 demikian “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” (1 Tesalonika4:16-17). Sungguh suatu pemandangan yang tak terlukiskan bahwa kedatangan Yesus membawa kesukaan yang tak ada bandingannya bagi mereka yang menanti-nantikan kedatangan-Nya.

    Oleh: Jufrie Wantah

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles