Date:

    Share:

    7 KEBIASAAN YANG EFEKTIF

    Related Articles

    Anda mungkin sudah pernah membaca buku karangan Stephen R. Covey yang berjudul 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif, yang juga merupakan salah satu buku best seller international. Coba kita simak ringkasannya dibawah ini dan temukan referensi Alkitabiahnya:

    1. Menampakkan diri (1 Korintus 9:26-27)

    Apa maksud ’menampakkan diri’ disini? Ini ilustrasinya : Jika anda ingin memperbaiki kesehatan anda, maka salah satu hal terpenting dan terefektif adalah anda menampakkan diri di tempat kebugaran sesuai dengan jadwal latihan anda. Mungkin saat itu cuaca sedang tidak mendukung sehingga anda merasa enggan sekali keluar dari rumah. Namun jika anda tetap memaksakan diri untuk pergi meskipun anda malas, maka anda sudah memperbaiki mental anda jauh lebih cepat dibanding anda hanya duduk di sofa sambil menonton tv. Hanya dengan anda ’menampakkan diri’ lebih sering akan membuat sebuah perbedaan yang sangat besar untuk kesuksesan anda. Jika tidak, anda tidak akan pergi kemana-mana.

    1. Tidak menunda pekerjaan (Pengkhotbah 9:10)

    Terlepas dari apapun kondisi anda, anda dapat keluar dari kebiasaan menunda ini dengan melakukanlah tugas terberat dan terpenting terlebih dahulu di pagi hari sehingga anda akan menjalani sisa hari anda dengan lebih bersemangat.

    1. Melakukan sesuatu yang penting (Matius 6:33; Lukas 12:31)

    Apapun cara yang anda gunakan dalam mengatur pekerjaan anda, prioritas utama tetaplah menemukan hal-hal terpenting yang perlu anda lakukan setiap harinya. Teknik ini juga merupakan bagian dari manajemen waktu yang efektif, sehingga anda tidak menghabiskan hari-hari anda dengan melakukan hal-hal yang tidak penting. Menyelesaikan suatu pekerjaan dengan cepat tetap tidak akan berarti jika anda melakukan hal yang tidak penting.

    1. Jangan berpikir terlalu lama (Matius 6:31,32,34)

    Orang yang berpikir terlalu lama, otomatis akan membuatnya kurang mengambil tindakan. Terjebak dalam analisa yang berlebihan dapat membuang waktu-waktu berharga dalam hidup anda. Tidak ada yang salah dengan berpikir sebelum melakukan tindakan, bahkan sangat diperlukan hal semacam itu. Melakukan penelitian, membuat rencana, menggali potensi-potensi keuntungan serta masalah yang mungkin terjadi. Berhentilah berpikir, lakukan sekarang juga apapun yang perlu anda lakukan, pergilah kemanapun anda perlu pergi.

    1. Melihat sisi positif dari setiap hal (Matius 7:1-5)

    Ketika anda melihat segala hal dari sudut yang negatif, maka sebetulnya anda telah menjatuhkan motivasi anda sendiri. Anda boleh jadi menemukan kekurangan seseorang atau sesuatu dimana-mana dan masalah-masalah yang mungkin tidak betul-betul ada. Ketahuilah bahwa anda akan menciptakan hidup anda sesuai dengan apa yang anda pikirkan dan bagaimana anda memandang lingkungan anda. Jika anda memandang kehidupan anda begitu menjemukan, anda akan memiliki kehidupan yang benar-benar menjemukan. Yang perlu anda lakukan tidak lain adalah anda menantang pada diri anda sendiri untuk selalu berpikir positif. Lihatlah nanti hasil luar biasa yang akan anda dapat.

    1. Jangan keras kepala (Ibrani 3:7-8)

    Memang sulit untuk mengakui atau berjiwa besar bahwa pendapat anda bukanlah pilihan yang terbaik. Sehingga anda ngotot pada pendapat anda dan menutup pikiran anda dari pengaruh orang lain. Kondisi ini dapat menyebabkan anda sulit untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih efektif. Saran untuk mengatasi permasalah ini adalah anda menyadari bahwa manusia mempunyai batas atas hal-hal yang ia ketahui. Anda harus terbuka untuk menerima pelajaran atas kesalahan anda sendiri, kesalahan orang lain atau sumber-sumber lainnya.

    1. Jangan biarkan semua informasi membanjiri otak anda tanpa filter (1 Tesalonika 5:21-23)

    Banyak informasi yang anda terima adalah negatif. Media-media dan lingkungan di sekeliling anda sering memberikan informasi-informasi negatif, seperti : penipuan, perampokan, pembunuhan, gosip dan lain sebagainya. Jika anda tidak selektif dalam memilih berita, anda dapat terpengaruh secara negatif juga, entah itu secara pikiran, perasaan maupun tindakan. Memang ada dorongan dalam diri anda untuk selalu mengetahui informasi terkini, namun seberapa cepat anda mengikuti perkembangan dengan berbagai alat yang anda miliki, akan selalu ada puluhan bahkan ratusan hal baru yang terjadi yang tidak bisa anda ikuti. Hal ini justru dapat membuat anda menjadi stress.  Untuk dapat fokus, berpikir jernih dan mengambil tindakan, perlu sekali untuk anda menseleksi bahkan jika perlu membatasi akses informasi yang masuk ke otak anda.

    Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu. Filipi 4 : 8,9

    Oleh : redaksi BAIT

    Previous articleDIPANGGIL UNTUK MERDEKA
    Next articleCINTANYA KADAL

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Popular Articles